Prolog
Apa yang terbayang dari benak kalian saat mendengar bangunan tua yang besar memiliki lantai yang menjulang namum tak berpenghuni lalu terbengkalai?
Pernahkah kalian berfikir faktor apa yang membuat bangunan-bangunan itu menjadi terbengkalai?
karna kita tahu tak akan mungkin bangunan yang di rencankan menjadi megah terhenti begitu saja tanpa hal yang jelas, pasti semua memiliki akar cerita tersendiri, ada yang menutupi dengan hal logis, namun tak sedikit pula yang mengkait-kaitkan dengan peristiwa mistis yang di sebabkan oleh hal yang berbau metafisik.
karna kita tahu tak akan mungkin bangunan yang di rencankan menjadi megah terhenti begitu saja tanpa hal yang jelas, pasti semua memiliki akar cerita tersendiri, ada yang menutupi dengan hal logis, namun tak sedikit pula yang mengkait-kaitkan dengan peristiwa mistis yang di sebabkan oleh hal yang berbau metafisik.
Kisah yang akan kalian baca bukalah cerita fiksi semata, semua memang benar pernah terjadi, aku mendapatkan cerita ini langsung dari temanku yang bernama Deni. Bahkan saat ia menuaikan peristiwa mistis yang di alaminya pada cerita, tak jarang masih jelas terasa bulukuduk yang serentak berdiri.
Yudi adalah seorang anak dari kakak ibuku. namun saat Yudi masih kecil ia kerap di tinggal berpergian oleh Ibu dan Ayahnya, hingga ia sering di titipkan kepada ibuku, tak hayal Yudi kecil lebih suka tinggal di rumahku, ia di rawat oleh ibuku hingga menginjak usia 19 tahun. Yudi dewasa lantas mengadu nasip di Kota Serang Banten dan Sukses dengan bisnis batu baranya.
Hingga ia dapat membeli rumah yang berlokasi di Loji Bogor Jawa barat. Rumah itu sangat kumuh dan bahkan sudah terlihat tua.
Namun tujuan utamanya membeli rumah tua itu, hanya untuk mengambil tanah yang berlahan luas, rencananya akun di bangun rumah megah perlantai lima seperti dua rumah yang ia miliki sebelumnya. Namun keberuntungan tidak memihak pada Yudi, selang bangunan yang ia rencanakan separuhnya berjalan. Ia kerap di datangi masalah yang begitu bertubi-tubi. dari sang Istri yang sering di rasuki mahluk halus membuatnya mengalami stres yang begitu hebat, karna sudah banyak yang mencoba menyembuhkan sang Istri namun usaha itu siasia.
Bisnisnya yang menglami kemunduruan saat sebuah kapal pembawa batu bara yang ia investasikan mengalami maslah di perairan Singapura. Sempat Yudi tersadang sebilah kasus yang membuat sang adik merasakan dinginnya jeruji besi selama dua minggu (Tukar kepala dengan Yudi) meski kasus itu berujung dengan damai.
Di tambah penyakit gatal yang terasa di sekujur tubuh Arif menyiksanya selama berbulan-bulan. Bukan hanya Yudi dan Arif yang merasakan hal buruk
Aku Ardan dan Alivien yang selalu berada di rumah yang telah di bangun Yudi merasakan hal yang serupa, pada kasus lain Ardan mengalami sakit yang serius, dengan pembengkakan pada lehernya yang mengeluarkan cairan nanah dari mulut selama tiga bulan ia di rawat di R.S salak Bogor.
Alvien yang mengalami terjatuh di rumah itu membuatnya cekukan yang tak kunjung henti selama berbulan-bulan.
Terakhir kejadian itu menimpah kepadaku, Aku telah di tuduh melakukan penadahan kendara bermotor yang mengharuskan membayar denda senilai sepuluh juta yang membuat semua barangku habis terkuras untuk memenuhinya, belum lagi penyakit lambung yang aku derita pada saat itu menimbulakan tiga benjoloan yang jelas terlihat di perutku.
Kami beryukur karna sekarang telah kembali normal semenjak kami tak lagi menginjakan kaki di rumah itu.
Rumah terbengkalai 2017 Nampak depan
Tampak dari sisi kanan belakang.
Hingga sampai saat ini warga sekitar tak ada yang mau menyentuh bagian dalam bangunan itu.
Saat Idul Fitri kemarin aku menyempatkan berkunjung kerumah Arif yang di Bogor dan mengajaknya untuk mengunjungi rumah yang berada di Loji, "Sudah berpindah pemilik, bukan punya bang Yudi lagi," ujar Arif saat di perjalanan bersamaku.
Kami menepi sejenak untuk membeli rokok di sebuah warung yang berada di Loji, masih lumayan jauh jarak kami kerumah yang di tuju.
Aku penasaran dengan pendapat warga dengan rumah tua itu, apakah mendengar hal aneh yang terjadi di rumah itu, "Ah, itu si bangunan Tua, sarang setan mas, yang dari mana-mana masuk kerumah situ" ujar pemilik warung "berapa kali di kasih lampu, tak lama lampu itu udah mati lagi, jadi di biarkan saja gelap gulita seperti itu."
Saat tiba Aku hanya di depan rumah dan mempotret bagian depan dan belakang yang terlihat dari jalan yang kami tempuh. Setelah itu kami pergi pulang, tak ingin berlama-lama.
Berikut Bio Data Cast yang ada dalam cerita:
Ini temanku, yang bernama Deni. Ia yang memberikan semua kisahnya untuk di jadikan cerita.
Nama: Deni S
Umur: 25 tahun.
Tinggi badan: 160cm.
Perkerjaan: IT Support.
Ia lahir di Kota Bogor, pada umur 6 tahun ia pindah kerumah barunya yang berada di Cilebut Bogor hingga saat ini.
Nama: Deni S
Umur: 25 tahun.
Tinggi badan: 160cm.
Perkerjaan: IT Support.
Ia lahir di Kota Bogor, pada umur 6 tahun ia pindah kerumah barunya yang berada di Cilebut Bogor hingga saat ini.
***
Dan ini Ardan. kini ia sudah memiliki seorang anak pertamanya. ia tinggal di Gg Rantai Bogor yang tidak jauh dari rumah Arif.
Nama: Ardan.
Usa: 25.
Tinggi badan: 160cm.
Perkerjaan: None (tidak tau pekerjaan apa yang ia lalukan sekarang)
Tempat lahir di Bogor.
Nama: Ardan.
Usa: 25.
Tinggi badan: 160cm.
Perkerjaan: None (tidak tau pekerjaan apa yang ia lalukan sekarang)
Tempat lahir di Bogor.
***
Ini Foto Arif, yang belum lama ini ia upload di akun sosmed miliknya, Arif juga sudah memiliki satu anak yang berusa enam tahun.
Nama: Arif.
Usia: 25 Tahun.
Pekerjaan: Kariawan Bank.
Tempat lahir: Di Bogor.
ia tinggal di Gg. Rantai Bogor, memiliki kakak bernama Yudi.
Usia: 25 Tahun.
Pekerjaan: Kariawan Bank.
Tempat lahir: Di Bogor.
ia tinggal di Gg. Rantai Bogor, memiliki kakak bernama Yudi.
***
Ini Alvien foto Alvien dengan anak pertamanya.
Nama: Alvien
Usia: 25 tahun
Pekerjaan: Koki Lestoran
Ia lahir di Bandung namum sejak kecil ia tinggal di Gg. Rantai Bogor. lumayan jauh dengan rumah Arif dan Ardan.
Nama: Alvien
Usia: 25 tahun
Pekerjaan: Koki Lestoran
Ia lahir di Bandung namum sejak kecil ia tinggal di Gg. Rantai Bogor. lumayan jauh dengan rumah Arif dan Ardan.
Deni orang pertama yang menyadari hal ganjil yang berada di dalam rumah tua itu. Ia kerap merasa dirinya sedang di awasi oleh berberapa mata yang bersembunyi di balik rimbunnya semak dan gelapnya malam. "itu pertama kalinya aku ngerasain hal yang berada di luar nalar, memang awalnya tidak percaya, namun setalah aku kait-kaitan, semua nampak berhubungan" kata Deni membalas BBM-ku.
Kisah seram apa yang ia dapatkan ? pengalaman apa yang ia tahu tentang makhuk tak kesat mata? Cerita ini tidak di lebih-lebihkan, semua text di ambil dari kejadian nyata. jadi harap Readers menyimaknya. siapa tau ada kesalahan yang tidak sengaja Deni dan kawannya lakukan hingga mengusik sesuatu dari alam yang berbeda. Mohon maaf jika Deni tidak bisa menemukan foto Yudi, bahakan sekarang ia tidak tahu keberadaannya. Dengar dari sang ibu, sekarang Yudi menjadi supir Taxi, tapi entahlah itu benar apa tidak.
"ada kejadian yang sampai saat ini aku tidak bisa lupakan, itu disaat aku hendak kekamar mandi, aku melihat sebuah rambut bergumpal yang nampak dari dalam kamar mandi sedang mengintip di sudut atas pintu, bulat, hitam kecoklatan, namun hanya rambut!!"
| Mohon maaf jika ada tutur kata yang kurang berkenan. |
